Selasa, 13 Desember 2016

KOMIK ANAK MUSLIM "MASYA ALLAH FATHIA !"

Dunia Buku saat ini hadir dengan kategori yang beragam, ada buku novel, buku motivasi, buku leadership, buku parenting hingga buku komik. Sudah barang tentu kehadiran banyak kategori ini membuka pasar baru yang potensial dan semakin meningkatkan kecintaan masyarakat akan dunia buku dan membaca. Sayangnya, perkemabangan tersebut diikuti oleh dampak yang kurang baik dengan semakin marak nya pula buku-buku yang memiliki konten tidak baik, gambar yang tidak pantas dan mendidik bagi para pembacanya. Termasuk salahsatu pembaca nya adalah anak-anak dan remaja, padahal kebutuhan usia anak hingga remaja ialah salahsatunya akan buku dan bacaan.
Untuk itu, hadirlah buku komik MasyaAllah Fathia sebagai bahan bacaan yang baik bagi anak-anak dan remaja. Komik ini ditulis oleh Kak Eka Wardhana yang berkolaborasi dengan anaknya, Kak Fia. Inilah sedikit reiview dari isi komik MasyaAllah Fathia.
Namanya “Fathia”,  gadis 10 tahun ini diceritakan tinggal di panti Asuhan Ar-Rahman. Melewati masa kecil dengan riang gembira, Fathia sedikit beda dengan teman-temannya. Kelakuan Fathia yang terkesan aktif, membuat dirinya menjadi perhatian orang-orang di sekitarnya. Setiap ada kesulitan yang dialami oleh teman-teman nya, dialah orang yang pertama peduli dan membantu menyelesaikan nya.
Namanya “Fathia”, gadis 10 tahun ini diceritakan tinggal di panti Asuhan Ar-Rahman. Secara diam-diam ia sering keluar panti untuk bertemu dengan Nenek Dobadoncing, ia belajar membuat ramuan sederhana sebagai obat untuk menolong teman-teman di sekitarnya.
Namanya “Fathia”, gadis 10 tahun ini diceritakan tinggal di panti Asuhan Ar-Rahman. Tiba-tiba di adopsi oleh Tante Vita dan punya saudara bernama Kartika. Kehadiran dia membuat Kartika sadar, dan berubah menjadi anak baik. Akhirnya mereka bersahabat sekaligus bersaudara dengan akur.
Fathia, tokoh yang ada dalam Komik MAFIA “MasyaAllah Fathia” ini membius pembaca yang notebene adalah anak-anak hingga remaja. Sifat nya yang cerdas dan berani, menjadi ikon kebaikan bagi generasi emas penerus bangsa.
Nilai-nilai yang terkandung dalam komik ini, utamanya melalui tokoh Fathia menjadi refresentasi karakter anak-anak kita kelak, seperti persahabatan, keberanian, saling tolong menolong dan menerapkan nilai-nilai islami, seperti berhijab dan sedekah. Untuk itu, kehadiran komik ini harapannya bisa menjadi ladang dakwah sekaligus investasi kebaikan bagi pembeli dan pembaca nya. Seperti halnya, manfaat dari buku sebagai bacaan salahsatunya bisa mengubah paradigm berpikir seseorang, maka impact yang diharapkan dari kehadiran komik ini pun bisa menjadi jalan kebaikan bagi para pembacanya.